A disturbing trend on social media is the romanticization of being broken.
Dulu zamannya masih fresh graduate di dunia pergaulan, kita pengennya masuk ke semua circle . Semua diajak kolaborasi. Tapi seiring bertambahnya "masa kerja" hidup, kita sadar kalau punya 100 kenalan itu capek di maintenance . A disturbing trend on social media is the
Jawabannya satu: Melihat angka likes naik saat kita posting soal hubungan yang manis atau opini sosial yang "vokal" memberikan kepuasan instan. Kita merasa relevan. Kita merasa didengar. Sayangnya, kita sering lupa bahwa validasi dari orang asing tidak akan pernah bisa mengisi kekosongan dari hubungan yang tidak sehat di dunia nyata. 4. Cara "Resign" dari Status Budak Konten Tapi seiring bertambahnya "masa kerja" hidup, kita sadar
Berikut beberapa cara untuk menghindari menjadi "budak" dalam hubungan: Kita merasa didengar
: POV pejuang hubungan jarak jauh yang hanya bisa berinteraksi lewat layar, menghadapi rasa tidak percaya dan miskomunikasi. 2. Isu Sosial & Tekanan Generasi